SD Negeri Donan 2 Purwosari Lepaskan 18 Siswa Berprestasi, Dijuluki “Mutiara di Tengah Hutan”

BOJONEGORO I Beritakilat.id – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SD Negeri Donan 2, Kecamatan Purwosari, pada Sabtu (13/6/2026). Sekolah yang terletak di wilayah terpencil ini menggelar acara pelepasan dan perpisahan bagi 18 siswa-siswi kelas 6 tahun ajaran 2025/2026.

Mengusung tema “Melangkah dengan Ilmu Menggapai Masa Depan”, acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian kegiatan kirab budaya. Kirab yang berangkat dari depan Masjid Donan dan berakhir di halaman sekolah tersebut menjadi simbol perjalanan spiritual dan intelektual para siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Donan, Ketua Paguyuban SD, jajaran guru, orang tua/wali murid, serta berbagai undangan lainnya.

Komitmen Kualitas Pendidikan

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri Donan 2, Ibu Sudarmini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan Paguyuban SD Donan atas dukungan penuh terhadap program sekolah. Ia melaporkan bahwa ke-18 lulusan tahun ini telah dinyatakan lulus dan seluruhnya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, sesuai dengan mandat pemerintah mengenai wajib belajar 13 tahun.

“Anak-anak kelas 6 semuanya melanjutkan jenjang ke pendidikan yang lebih tinggi. Ini adalah hasil kerja keras bersama antara sekolah, orang tua, dan komunitas,” ujar Ibu Sudarmini.

Ibu Sudarmini juga menyoroti inovasi pembelajaran di SD Negeri Donan 2, khususnya kolaborasi dengan Kampung Tumo untuk pengajaran bahasa Inggris. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kompetensi siswa menghadapi era globalisasi. Ia juga mengimbau orang tua agar lebih aktif memantau penggunaan media sosial oleh anak demi menjaga perkembangan karakter mereka.

Dukungan Paguyuban dan Wali Murid

Ketua Paguyuban SD, Sumantri, dalam keterangannya menegaskan bahwa kerja sama dengan Kampung Tumo telah membuahkan hasil signifikan.

“Alhamdulillah, anak didik sudah banyak menguasai percakapan bahasa Inggris dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada semua wali murid dan anggota paguyuban yang telah berjuang demi kemajuan anak didik kita,” kata Sumantri.

Semangat kebersamaan juga disampaikan oleh salah satu wali murid, Mbak Niken. Dengan penuh emosi, ia menyatakan bahwa keberhasilan para siswa adalah buah dari gotong royong seluruh pihak. “Ini adalah hasil dari kita semua,” tuturnya di hadapan para hadirin.

“Mutiara di Tengah Hutan”

Kualitas pendidikan SD Negeri Donan 2 mendapat sorotan positif dari awak media yang hadir. Konsistensi sekolah dalam menghasilkan lulusan unggul, meski berada di lokasi yang relatif terpencil, membuat media menjuluki sekolah ini sebagai “mutiara di tengah hutan yang bersinar”.

Acara pelepasan juga mencakup laporan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi salah satu indikator kelulusan dan kesiapan siswa. Dengan bekal ilmu, karakter, dan dukungan komunitas yang kuat, ke-18 lulusan SD Negeri Donan 2 diharapkan dapat menjadi generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menggapai masa depan yang lebih cerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *