Hukrim  

Drama Korupsi Rp:2.9 M Bank Jatim Kalisat Berakhir Pakai Rompi Pink

JEMBER l Beritakilat.id  – Maksud hati ingin jadi “penghilang jejak” ulung kelas Hollywood, skenario tiga oknum di Bank Jatim Cabang Pembantu (Capem) Kalisat ini malah berakhir ambyar. Kejari Jember resmi menetapkan trio MZL, YASB, dan NDP sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan keuangan periode 2023–2025 dengan nilai kerugian negara tak main-main: Rp2,9 miliar. Jumat (24/7/2026).

​Uang milyaran yang mestinya diputar buat nasabah, malah diduga disapu bersih demi “kepentingan pribadi”.

​Tak berhenti di situ, plot cerita makin liar. Demi menutupi aksi bancakan uang bank tersebut, ada drama pembakaran kantor Bank Jatim Capem Kalisat! Ya, Anda tidak salah baca. Kantor sampai dibakar dengan harapan dokumen dan barang bukti korupsi ikutan jadi abu. Sayangnya, penyidik kejaksaan jauh lebih cerdik dibanding skenario action ala-ala ini.

​Rabu (22/7/2026), Kejari Jember akhirnya mengetok palu penetapan tersangka setelah maraton panjang dari penyelidikan, penyidikan, sampai ekspose perkara.

​”Hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, setelah melalui rangkaian penyelidikan, penyidikan, dan ekspose perkara, kami menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan pada Bank Jatim periode 2023 sampai 2025,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember, Yadyn.

​Nasib Akhir Trio “Sok Ide”

​Bagaimana nasib ketiga pemeran utama drama ini sekarang?

​• YASB & NDP: Langsung dapat fasilitas “menginap gratis” plus rompi khusus di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jember selama 20 hari ke depan (22 Juli – 10 Agustus 2026).

​• MZL: Nah, untuk tersangka satu ini tak perlu repot dijemput. MZL rupanya sudah standby di dalam sel karena sedang menjalani hukuman kasus sebelumnya—yang tidak lain dan tidak bukan adalah perkara pembakaran gedung Bank Jatim Kalisat itu sendiri.

​Niat hati main api buat bakar bukti, apa daya malah membakar masa depan sendiri. Uang Rp2,9 miliar melayang, berkas perkara tetap terang benderang, dan dinginnya lantai rutan siap menyambut untuk waktu yang lama.

​Pelajaran moral hari ini: kalau tak sanggup mengelola uang, jangan pernah coba-coba mengelola api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *