Gerakan Solidaritas Camat Gayam, ASN dan Dinas Satu Atap Wajib Beli Telur dari KPM untuk Dukung Ekonomi Warga

GAYAM, BOJONEGORO  I Beritakilat.id —- 15 Juni 2025 – Suasana riuh terlihat di Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, pada Senin (15/6/2025) pagi. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif pembelian telur ayam langsung dari Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang digagas oleh Camat Gayam, Erna Zulaikah.

Camat Erna Zulaikah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Gayam beserta instansi dinas satu atap untuk secara langsung membeli hasil ternak warga. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para peternak ayam ras jenis “Gayatri” yang menjadi mata pencaharian utama sebagian warga desa.

Kegiatan pembelian dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Antusiasme terlihat dari para penjual maupun pembeli yang terlibat dalam transaksi jual beli tersebut.

Salah satu peternak dan penjual, Bapak Wahono warga RT 21 RW 04, mengungkapkan dampak positif dari adanya pasar tetap bagi hasil ternaknya. Menurutnya, dari usaha ayam Gayatri, ia mampu memproduksi sekitar 3.5 kg telur per hari.

“Dari hasil penjualan harian, saya bisa mendapatkan omzet antara Rp80.000 hingga Rp87.000. Jika diakumulasi dalam satu bulan, pendapatan kotor bisa mencapai Rp2.650.000. Setelah dikurangi biaya operasional, penghasilan bersih yang saya terima sekitar Rp750.000 per bulan,” ungkap Wahono.

Meski angka tersebut terlihat sederhana, bagi warga setempat, pendapatan tersebut sangat membantu menopang kebutuhan sehari-hari. Kehadiran ASN dan dinas terkait dinilai memberikan kepastian pasar bagi para peternak skala kecil.

Menanggapi antusiasme tersebut, Camat Gayam, Erna Zulaikah, menyatakan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti hanya sekali. Ia berkomitmen untuk menjadikan program pembelian oleh ASN ini sebagai agenda rutin bulanan.

“Program ini akan kami lanjutkan setiap bulan. Nantinya, pelaksanaan akan dilakukan secara bergantian di tiap-tiap desa di Kecamatan Gayam. Tujuannya agar pemerataan ekonomi dan dukungan terhadap KPM dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah kami,” tegas Erna.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan, serta memperkuat hubungan sinergis antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Penulis: M3Editor: Hery.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *