Kabupaten Bekasi l Beritakilat.id – Warga Perumahan Villa Kencana Cikarang berharap pihak PDAM Tirta Bhagasasi KCP Sukatani dapat segera memberikan informasi resmi terkait estimasi normalisasi distribusi air bersih yang hingga Selasa (23/6/2026) masih belum mengalir sejak sehari sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat aktivitas sehari-hari warga terganggu. Kebutuhan rumah tangga seperti mandi, mencuci, memasak, hingga keperluan sanitasi lainnya menjadi terkendala akibat terhentinya pasokan air bersih.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan harapannya agar pihak PDAM dapat memberikan penjelasan mengenai progres perbaikan yang sedang dilakukan serta perkiraan waktu aliran air kembali normal.
“Kami berharap ada informasi resmi dari PDAM terkait perkembangan perbaikan dan kapan distribusi air bisa kembali normal. Karena sampai saat ini air masih belum mengalir dan cukup mengganggu aktivitas warga,” ungkapnya kepada wartawan di lokasi.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Perumda Tirta Bhagasasi melalui layanan pengaduan pelanggan menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan pekerjaan penguatan struktur clarifier yang berdampak pada distribusi air ke sejumlah wilayah pelanggan.
Berdasarkan informasi yang diterima pelanggan melalui sistem pengaduan PERUMDA TB Care dengan Nomor Tiket 06263XXX, tercatat pada Selasa (23/6/2026) pukul 10.43 WIB status aduan dinyatakan selesai dengan keterangan:
“Sudah diberikan info sedang ada pekerjaan penguatan struktur clarifier.”
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan kepastian mengenai estimasi waktu selesainya pekerjaan tersebut dan kapan distribusi air dapat kembali normal.
Di tengah gangguan layanan, warga mengapresiasi langkah PDAM yang telah menyalurkan bantuan air bersih menggunakan satu unit mobil tangki ke sejumlah titik di blok perumahan. Bantuan tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat selama pasokan air belum kembali mengalir.
Warga berharap proses pekerjaan penguatan struktur clarifier dapat segera diselesaikan agar distribusi air bersih kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.
Haris Pranatha, C. PFW., C. MDF., C. JKJ., C. FTAX
