BOJONEGORO l Beritakilat.id – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Tondomulo 4, di Dusun Sumengko desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (21/1/2026) siang.

Sidak tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan serius dan dinilai membahayakan keselamatan guru maupun peserta didik.
Dalam sidak tersebut, Komisi C menemukan kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan. Beberapa bagian konstruksi, terutama pada kuda-kuda bangunan, mengalami kerusakan parah sehingga berpotensi membahayakan aktivitas belajar mengajar.
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi sarana prasarana SDN Tondomulo 4. Menurutnya, keselamatan peserta didik dan guru harus menjadi prioritas utama.
“Melihat kondisi gedung yang sangat membahayakan, rekomendasi dari teman-teman Komisi C ada beberapa hal. Pertama, peserta didik harus segera direlokasi ke tempat yang aman. Kedua, kami merekomendasikan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan, agar sekolah ini segera dibangun,” ujarnya.
Ahmad Supriyanto menambahkan, pembangunan dapat dialokasikan melalui skema anggaran yang tersedia, baik melalui PTT maupun PAPBD Tahun Anggaran 2026, sesuai mekanisme yang paling memungkinkan. Ia menegaskan bahwa kondisi SDN Tondomulo 4 sudah sangat mendesak untuk segera ditangani.
“Harapan kami, Dinas Pendidikan juga melakukan identifikasi dan evaluasi terhadap gedung-gedung sekolah lain yang sarana prasarananya berpotensi membahayakan. Semua lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan harus memiliki fasilitas yang layak, terutama gedung sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, Zamroni, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti hasil sidak tersebut. Ia menyebutkan, Dinas Pendidikan akan menunggu rekomendasi tertulis dari Komisi C DPRD Bojonegoro sebagai dasar tindak lanjut.
“Kami dari Dinas Pendidikan akan segera menindaklanjuti. Secara teknis tadi sudah disampaikan oleh tim mekanik bahwa saat ini yang terpenting adalah pengamanan siswa. Ruangan akan segera kami kosongkan dan anak-anak akan ditempatkan di lokasi lain agar tetap bisa belajar dengan aman,” jelas Zamroni.
Di sisi lain, Priyanto Utomo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN Tondomulo 4, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Komisi C DPRD Bojonegoro. Ia berharap agar pembangunan gedung sekolah dapat segera direalisasikan.
“Kami sangat berharap ada tindak lanjut secepatnya. Dengan gedung yang layak, proses belajar mengajar akan lebih baik, lancar, dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tenang,” ungkapnya.
Priyanto juga menyebutkan bahwa saat ini SDN Tondomulo 4 memiliki 11 Guru, 51 siswa yang terbagi dalam 6 kelas. Ia berharap kondisi darurat ini segera mendapat solusi agar hak siswa untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan layak tetap terpenuhi.(Hf)
