Jaga Kualitas Pembangunan, Satgas TMMD Ke-129 Fokus Penyortiran Batu dan Pasir

 

Malaka, NTT | beritakilat.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1605/Belu terus mengedepankan kualitas dalam setiap tahapan pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Memasuki hari kelima pelaksanaan program, Senin (20/7/2026), personel Satgas bersama masyarakat memfokuskan pekerjaan pada penyortiran material batu dan pasir sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.

Penyortiran dilakukan secara teliti untuk memastikan material yang digunakan memenuhi standar konstruksi. Batu berukuran besar, kerikil, maupun material yang tercampur tanah dipilah terlebih dahulu agar fondasi jalan memiliki kekuatan, kestabilan, dan daya tahan yang optimal saat digunakan sebagai jalur transportasi hasil pertanian.

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD dan warga tampak bergotong royong menyelesaikan proses penyortiran material. Semangat kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1605/Belu, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, menegaskan bahwa kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan sasaran fisik TMMD.

“Kami ingin memastikan jalan yang dibangun memiliki kualitas terbaik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Karena itu, penyortiran material menjadi langkah penting untuk menghasilkan fondasi jalan yang kokoh dan tidak mudah rusak,” ujarnya.

Menurutnya, ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan merupakan investasi jangka panjang agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalan Usaha Tani yang berkualitas diharapkan mampu memperlancar mobilitas petani, mempermudah distribusi hasil panen, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Naas.

Dengan proses pengerjaan yang mengutamakan mutu serta didukung semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga, pembangunan Jalan Usaha Tani sepanjang 1.500 meter tersebut diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan menjadi infrastruktur yang kokoh serta bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Penulis: AminEditor: Sella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *