Update News
Hari Ke-6 TMMD Ke-129 Kodim 1614/Dompu, Personel Polri dan Satgas TMMD Bersinergi Renovasi MCK Pondok Pesantren Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1614/Dompu Perkuat Kebersamaan Melalui Renovasi MCK Pondok Pesantren Semangat Pengabdian, Brigpol Lalu Topan Aktif Dukung Sasaran Fisik TMMD Ke-129 Polres Bangli Matangkan Strategi Lewat Latpraops Pekat Agung 2026, Tekan Penyakit Masyarakat Polres Bangli — Menjelang pelaksanaan Operasi Pekat Agung 2026, Polres Bangli menggelar Latihan Pra Operasi selama dua hari di Rupatama Polres Bangli, Senin dan Selasa, 20-21 Juli 2026. Latihan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi dan mengasah kesiapan 43 personel yang terlibat dalam operasi. Operasi Pekat Agung 2026 sendiri akan digelar mulai 22 Juli hingga 6 Agustus 2026. Fokus utamanya adalah menjaga Harkamtibmas dan menekan berbagai bentuk “penyakit masyarakat” yang meresahkan, mulai dari perjudian, prostitusi, peredaran minuman keras, premanisme, hingga penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Bangli. Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Bangli Akbp James Irianov Syaloom Rajagukguk, S.I.K., M.H. Dalam arahannya, Kapolres menekankan empat poin penting kepada seluruh personel yang terseprin. “Jalankan tugas ini dengan tulus ikhlas dan penuh tanggung jawab. Pahami betul Cara Bertindak dalam setiap tahapan operasi agar tidak ada celah kesalahan, khususnya dalam penegakan hukum,” tegas Kapolres. Ia juga meminta setiap satgas melengkapi administrasi dan pelaporan secara tertib. “Dengan operasi ini kita ingin masyarakat Bangli benar-benar merasa aman dan nyaman. Kepercayaan publik kepada Polri harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tambahnya. Selain pembukaan, rangkaian Latpraops diisi dengan pemberian materi teknis oleh para pejabat utama Polres Bangli. Kabag Ops Kompol Bambang Haryanto, SH. Kasi Propam, Kasat Intelkam Akp Ida Bagus Nyoman Asmara Jaya, Kasat Reskrim Akp Ngakan Ketut Erawan Paramita, dan Kasat Samapta Akp Anak Agung Gede Purwita bergantian memberikan pembekalan kepada personel. Waka Polres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Latihan ditutup secara resmi oleh Kapolres pada Selasa siang. Kabag Ops Polres Bangli Kompol Bambang Haryanto,.S.H, menyampaikan bahwa Latpraops merupakan agenda rutin sebelum operasi besar dimulai. ” Tujuannya satu, memastikan semua personel paham tugas, paham regulasi, dan siap bergerak di lapangan. Kami ingin pelaksanaan Ops Pekat Agung berjalan sesuai harapan dan situasi Kamtibmas di Bangli tetap kondusif,” Ujarnya. TNI-Polri Hadir untuk Masyarakat, Renovasi MCK Pondok Pesantren Terus Dikebut Satgas TMMD

Program GAYATRI Ubah Nasib Warga Bojonegoro, Umi Hanik Raup Puluhan Telur Setiap Hari untuk Menghidupi Keluarga

BOJONEGORO l Beritakilat.id Program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program unggulan yang dijalankan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Melalui program tersebut, warga prasejahtera menerima bantuan produktif berupa 54 ekor ayam petelur, kandang, pakan, vitamin, serta obat-obatan. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi modal usaha yang berkelanjutan sehingga penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan keluarganya.

Salah satu penerima manfaat adalah Umi Hanik, warga Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya karena kini hasil beternak ayam mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarganya.

“Dari 54 ekor ayam yang saya pelihara, setiap hari bisa menghasilkan sekitar 40 hingga 48 butir telur atau sekitar 2 kilo setengah telur, Hasil penjualannya sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Hanik.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah menghadirkan program pemberdayaan masyarakat tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan sosial, tetapi menjadi peluang usaha yang mampu memberikan penghasilan secara berkelanjutan.

Hanik berharap Program GAYATRI dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak warga kurang mampu yang merasakan manfaatnya.

“Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga bisa membantu lebih banyak masyarakat meningkatkan perekonomian keluarga dan mengurangi angka kemiskinan di Bojonegoro,” harapnya.

Program GAYATRI menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Dengan bantuan yang bersifat produktif, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat dapat memiliki sumber penghasilan yang berkesinambungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *