Apel Pagi di Lokasi TMMD, Satgas Kodim 1605/Belu Matangkan Kesiapan Peningkatan Jalan Usaha Tani

Belu | Beritakilat.id – Kedisiplinan menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun 2026 Kodim 1605/Belu. Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, personel Satgas TMMD melaksanakan apel pagi di lokasi sasaran fisik peningkatan jalan usaha tani di Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Sabtu (18/7/2026).

 

Apel pagi yang dilaksanakan sebelum pekerjaan dimulai merupakan agenda rutin yang bertujuan mengecek kesiapan fisik dan mental personel, membagi tugas sesuai sektor kerja, serta memberikan arahan terkait faktor keselamatan selama proses pembangunan berlangsung.

 

Usai apel dan doa bersama, seluruh personel langsung bergerak menuju titik pekerjaan masing-masing. Sebagian menyiapkan material, sementara yang lain melaksanakan pemerataan batu dan pengerjaan jalan secara manual. Seluruh aktivitas dilakukan dengan penuh semangat dan mengedepankan budaya gotong royong bersama masyarakat.

 

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1605/Belu, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I., menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh target pekerjaan dapat dicapai secara optimal.

 

“Apel pagi di lokasi kerja ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menyatukan visi dan target harian agar peningkatan jalan usaha tani ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang maksimal demi kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Dansatgas.

 

Ia menambahkan, kedisiplinan yang dibangun sejak awal pelaksanaan kegiatan diharapkan mampu mendorong seluruh personel Satgas bekerja secara profesional, aman, dan penuh tanggung jawab sehingga seluruh sasaran Program TMMD Ke-129 dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

 

Melalui peningkatan jalan usaha tani ini, akses transportasi menuju lahan pertanian di Desa Naas diharapkan menjadi lebih baik, sehingga mampu memperlancar mobilitas petani, meningkatkan distribusi hasil panen, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat disiplin dan gotong royong yang terus dijaga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa menuju kesejahteraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *