BOJONEGORO l Beritakilat.id – Program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program unggulan yang dijalankan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Melalui program tersebut, warga prasejahtera menerima bantuan produktif berupa 54 ekor ayam petelur, kandang, pakan, vitamin, serta obat-obatan. Bantuan ini diharapkan mampu menjadi modal usaha yang berkelanjutan sehingga penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan keluarganya.
Salah satu penerima manfaat adalah Umi Hanik, warga Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya karena kini hasil beternak ayam mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarganya.
“Dari 54 ekor ayam yang saya pelihara, setiap hari bisa menghasilkan sekitar 40 hingga 48 butir telur atau sekitar 2 kilo setengah telur, Hasil penjualannya sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Hanik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah menghadirkan program pemberdayaan masyarakat tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar bantuan sosial, tetapi menjadi peluang usaha yang mampu memberikan penghasilan secara berkelanjutan.
Hanik berharap Program GAYATRI dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar semakin banyak warga kurang mampu yang merasakan manfaatnya.
“Semoga program seperti ini terus berlanjut sehingga bisa membantu lebih banyak masyarakat meningkatkan perekonomian keluarga dan mengurangi angka kemiskinan di Bojonegoro,” harapnya.
Program GAYATRI menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Dengan bantuan yang bersifat produktif, pemerintah berharap keluarga penerima manfaat dapat memiliki sumber penghasilan yang berkesinambungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
