Bojonegoro | beritakilat.id – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melantik lima Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Pendopo Malowopati, Jumat (17/7/2026). Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lima kepala desa yang dilantik yakni Purwadi Setiono sebagai Kepala Desa Dengok, Kecamatan Padangan; Sri Harsono sebagai Kepala Desa Kuncen, Kecamatan Padangan; Dewi Indah Nurhayati sebagai Kepala Desa Tebon, Kecamatan Padangan; M. Hestu Widiyastono sebagai Kepala Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo; serta Wiwit Pujiasti sebagai Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa dinamika selama proses pemilihan kepala desa merupakan bagian dari demokrasi. Namun, setelah pelantikan, seluruh elemen masyarakat diharapkan kembali bersatu dan memberikan dukungan kepada kepala desa terpilih demi kemajuan desa.
“Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Kini saatnya bekerja cepat, menyesuaikan diri, dan terus belajar agar harapan masyarakat dapat diwujudkan,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, masa jabatan Kepala Desa PAW yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, para kepala desa diminta segera beradaptasi dengan membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, para kepala desa diingatkan untuk memahami Undang-Undang Desa beserta berbagai regulasi yang menjadi pedoman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada kepala desa, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, BPD, perangkat desa, dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan sesuai RPJM Desa.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam mengemban amanah. Kepala desa didorong mengoptimalkan seluruh potensi desa, mulai dari sektor pertanian, peternakan, UMKM, pariwisata, budaya, hingga pengembangan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi desa.
“Bangun kerja sama yang solid agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan tanpa diskriminasi. Kepala desa adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi pendukungnya saat Pilkades,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Setyo Wahono mengucapkan selamat kepada seluruh kepala desa yang baru dilantik. Ia berharap mereka mampu menjadi pemimpin yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan pelayanan publik yang berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.
“Jadilah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak. Dengan kebersamaan, saya yakin desa-desa di Bojonegoro akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Versi ini dibuat lebih ringkas, mengalir, dan mengikuti gaya penulisan berita pemerintah dengan struktur yang lebih rapi tanpa mengubah substansi informasi.
