BADUNG | Beritakilat.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai berpartisipasi dalam Bazaar Pelayanan Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Bali, Sabtu (4/7). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA di area parkir Pasar Seni Kuta ini menghadirkan beragam layanan instansi pemerintah, termasuk pelayanan langsung keimigrasian bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Imigrasi Ngurah Rai membuka layanan permohonan Paspor Republik Indonesia dan Izin Tinggal Keimigrasian. Kehadiran layanan di luar kantor ini merupakan upaya mendekatkan akses publik, sehingga pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman dijangkau.
Sepanjang kegiatan, tercatat sebanyak 31 permohonan paspor dan 2 permohonan izin tinggal berhasil dilayani. Seluruh tahapan mulai verifikasi berkas hingga proses selanjutnya dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) demi menjamin kualitas dan kepatuhan aturan.
Selain layanan administrasi, tim juga menyebarkan informasi dan edukasi keimigrasian kepada pengunjung. Hal ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong pemanfaatan layanan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Partisipasi ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan program Pasporia (Paspor Minggu Ceria), inovasi Ditjen Imigrasi yang menghadirkan layanan paspor di akhir pekan dengan konsep santai, ramah, dan mudah diakses melalui kegiatan publik seperti bazaar maupun Car Free Day.
Kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar, serta disambut antusiasme tinggi warga yang menandakan tingginya kebutuhan akan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bukti nyata komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Melalui Pasporia, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan nyaman. Partisipasi di bazaar ini adalah wujud inovasi layanan prima sekaligus memperluas edukasi keimigrasian. Ke depannya kami akan terus menghadirkan layanan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Bugie.
