BOJONEGORO I Beritakilat.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui kegiatan karya bakti pembersihan Sungai Bengawan Solo yang melibatkan personel Batalyon YTP 885/Belibis Putih bersama masyarakat pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan dilaksanakan di sejumlah titik sepanjang aliran sungai, yakni Desa Kabalan, Kecamatan Kanor, Komplek Pertokoan Desa Tambahrejo, Tlengsengan Bengawan Solo, serta Dusun Jati, Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dengan mengusung semangat gotong royong dan kebersamaan, personel Batalyon YTP 885/Belibis Putih turun langsung ke lapangan bersama warga untuk membersihkan bantaran sungai dari tumpukan sampah, rumput liar, ranting pohon, serta berbagai material yang berpotensi mengganggu kelancaran aliran air. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah terjadinya bencana banjir.
Sejak pagi hari, para prajurit bersama warga terlihat bekerja tanpa mengenal lelah. Dengan peralatan sederhana, mereka menyisir sepanjang bantaran sungai, mengangkat sampah yang menumpuk dan membersihkan area yang selama ini menjadi titik rawan pencemaran. Kehadiran personel TNI tidak hanya memberikan tenaga, tetapi juga membangkitkan semangat masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan di sekitarnya.
Karya bakti ini merupakan salah satu implementasi tugas TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Melalui kegiatan tersebut, Batalyon YTP 885/Belibis Putih menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan wilayah.
Selain melakukan pembersihan, personel TNI juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi tersebut dinilai penting mengingat Sungai Bengawan Solo memiliki peran strategis sebagai sumber kehidupan masyarakat sekaligus penopang keseimbangan ekosistem di wilayah Bojonegoro.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kekompakan itu mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai keterlibatan personel Batalyon YTP 885/Belibis Putih menjadi motivasi tersendiri dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong yang telah menjadi identitas bangsa Indonesia.
Salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya.
“Kami merasa bangga dan senang karena bapak-bapak TNI selalu hadir bersama masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu menjaga kebersihan sungai dan memberikan contoh kepada kami untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” tuturnya.
Melalui karya bakti pembersihan Sungai Bengawan Solo ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang terjalin antara TNI dan rakyat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman pencemaran maupun banjir.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya terwujud dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan kelestarian alam. Dengan sungai yang bersih dan terawat, kehidupan masyarakat akan semakin nyaman serta keberlangsungan lingkungan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.
