BOJONEGORO l Beritakilat.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dua fokus utama yang kini menjadi perhatian adalah pengembangan program Gayatri Mandiri serta aksi nyata penanganan anak putus sekolah.
Program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) menjadi salah satu inovasi unggulan yang mendorong keluarga, khususnya kaum ibu, untuk lebih produktif dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan penghasilan tambahan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan konsumsi protein hewani keluarga, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga.
Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan bahwa ketahanan keluarga harus dibangun dari berbagai aspek, mulai dari kecukupan gizi, pendidikan anak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Melalui Gayatri Mandiri, PKK berupaya menciptakan keluarga yang lebih mandiri sekaligus mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas.
Selain penguatan ekonomi keluarga, PKK Bojonegoro juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan anak putus sekolah. Berbagai upaya kolaboratif terus dilakukan bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mencegah berbagai permasalahan sosial sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
Menurut Cantika Wahono, tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama mengidentifikasi, mendampingi, dan membantu anak-anak yang berisiko putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan mereka.
Melalui sinergi program Gayatri Mandiri dan penanganan anak putus sekolah, PKK Bojonegoro menunjukkan komitmennya dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, sehat, dan berdaya saing. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi emas yang mampu membawa Bojonegoro menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
