Ragam  

Sinergi Dinsos dan PDKB Bojonegoro Perkuat Kemandirian Disabilitas, Siap Tampil di Wastra Batik Festival 2026

BOJONEGORO l Beritakilat.id – Semangat kebersamaan dan kemandirian kembali ditunjukkan oleh Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB) bersama Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro. Melalui rapat koordinasi rutin dua bulanan yang digelar dengan konsep anjang sana di kediaman Ngasruroh, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Minggu (7/6/2026), kedua pihak meneguhkan komitmen untuk terus mendorong pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas antaranggota, sekaligus mengevaluasi dan menyusun langkah strategis organisasi ke depan. Terselenggaranya agenda ini merupakan wujud nyata sinergi antara Dinas Sosial sebagai pembina dan PDKB yang terus mengedepankan semangat kemandirian.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Nafiatin Ni’mah, S.E., menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi berbagai kegiatan penyandang disabilitas. Menurutnya, dukungan tersebut bertujuan agar mereka mampu mengembangkan potensi diri, hidup lebih mandiri, sejahtera, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Dinas Sosial akan terus mengawal dan memberikan ruang bagi teman-teman disabilitas untuk berkembang. Kami ingin mereka semakin percaya diri, produktif, dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Nilai kemandirian tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan kegiatan. Para anggota PDKB secara gotong royong mengumpulkan iuran untuk menyewa armada bus mini sebagai sarana transportasi menuju lokasi rapat. Kebersamaan tersebut menjadi bukti kuat bahwa solidaritas dan semangat saling mendukung terus tumbuh di lingkungan organisasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembinaan internal organisasi yang disampaikan oleh Dorris Allizza Fitri Abibatullillah, S.Sos., dilanjutkan dengan penyampaian laporan keuangan secara transparan kepada seluruh anggota. Pengurus juga memaparkan hasil evaluasi program kerja sekaligus membahas berbagai persiapan menghadapi Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 yang akan digelar di Alun-alun Bojonegoro pada 17–20 Juni mendatang.

Pada ajang tersebut, kelompok disabilitas akan turut ambil bagian melalui stan khusus yang difasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro. Kesempatan ini diharapkan menjadi sarana promosi berbagai produk kreatif hasil karya penyandang disabilitas kepada masyarakat luas, sekaligus membuktikan bahwa mereka memiliki potensi besar yang mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Ketua PDKB, Mohamad Sanawi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini mengabdikan diri sebagai relawan dengan penuh keikhlasan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang terus memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan bagi kemajuan komunitas disabilitas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, khususnya Dinas Sosial, yang selalu hadir mendampingi dan memberikan ruang bagi kami untuk berkembang. Dukungan ini menjadi energi besar bagi seluruh anggota PDKB untuk terus berkarya, bersinergi, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk maju bersama,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan komunitas disabilitas, PDKB optimistis seluruh anggotanya dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Bojonegoro yang inklusif, berdaya, dan membanggakan bagi semua warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *