Ragam  

Samin Festival 2026 Siap Digelar, Sepekan Penuh Merawat Warisan Sedulur Sikep di Bojonegoro

BOJONEGORO Beritakilat.id – Kekayaan budaya masyarakat Samin kembali akan semarak melalui yang digelar di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten . Festival budaya tahunan ini akan berlangsung pada 14–20 Juni 2026 dengan mengusung tema “Sabare Di Eling-Eling, Trokale Dilakoni.”

Menginjak penyelenggaraan tahun ke-10, festival ini menjadi momentum penting untuk menjaga, merawat, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur ajaran Samin kepada masyarakat luas. Berbagai tradisi yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun akan ditampilkan sebagai wujud pelestarian budaya Sedulur Sikep.

Rangkaian kegiatan diawali pada Minggu Pahing, 14 Juni 2026, melalui tradisi Nggemblang yang berlangsung selama 24 jam penuh. Tradisi yang juga dikenal sebagai sedekah bumi atau nyadran ini digelar di Perempatan Dusun Jepang dan melibatkan masyarakat setempat. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, Nggemblang menjadi sarana mempererat persaudaraan serta meneguhkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Samin.

Selanjutnya, pada Jumat Pahing, 19 Juni 2026, masyarakat akan melaksanakan tradisi Gumbregan, yakni ungkapan syukur atas kesehatan dan keselamatan hewan ternak yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan warga.

Masih pada hari yang sama, suasana khidmat akan terasa melalui kegiatan Umbul Dungo, tradisi doa bersama yang diikuti seluruh warga Dusun Jepang dan dilaksanakan di rumah almarhum Mbah Harjo Kardi. Tradisi ini menjadi bentuk permohonan agar wilayah dan masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, ketentraman, serta keberkahan.

Memasuki malam hari, festival akan dimeriahkan dengan pagelaran , kesenian tradisional khas Bojonegoro yang menjadi simbol kekayaan budaya daerah. Pertunjukan tersebut akan berlangsung di Balai Budaya Samin Dusun Jepang dan terbuka untuk masyarakat umum.

Puncak festival akan digelar pada Sabtu Pon, 20 Juni 2026, melalui kegiatan Ngangsu Kawruh di Balai Budaya Kampung Samin, Dusun Jepang. Forum budaya yang terbuka untuk umum ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai sejarah, filosofi, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat Samin yang masih relevan hingga saat ini.

Pemerintah Desa Margomulyo bersama Sedulur Sikep berharap Samin Festival 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui festival ini, nilai-nilai gotong royong, kesederhanaan, kejujuran, dan harmoni yang selama ini dijaga masyarakat Samin diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi kehidupan sosial di tengah perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *