BOJONEGORO I Beritakilat.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memasuki tahapan penting dalam proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Para peserta yang bersaing untuk mengisi lima jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalani uji gagasan dan wawancara sebagai bagian dari seleksi kompetensi bidang yang digelar pada 8–9 Juni 2026. Tahapan ini menjadi momentum penentuan untuk menilai kapasitas, kompetensi, serta kesiapan para kandidat dalam memimpin perangkat daerah strategis.
Lima posisi yang diperebutkan meliputi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sebelumnya, sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) telah mengikuti rangkaian seleksi untuk memperebutkan jabatan strategis tersebut.
Dalam proses penilaian, setiap peserta diberikan kesempatan memaparkan gagasan strategis yang dituangkan dalam makalah, kemudian melanjutkan sesi wawancara mendalam bersama panitia seleksi. Melalui tahapan ini, panitia tidak hanya menilai kualitas gagasan yang disampaikan, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, pemahaman terhadap tugas jabatan, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro selaku Ketua Panitia Seleksi menegaskan bahwa proses seleksi ini dirancang untuk menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas, profesionalisme, dan komitmen kuat dalam menjalankan amanah jabatan. Pemkab Bojonegoro berharap para pejabat yang nantinya terpilih mampu menghadirkan inovasi, memperkuat pelayanan publik, serta mendukung percepatan pencapaian program pembangunan daerah.
Penilaian dilakukan secara objektif melalui sejumlah instrumen yang telah ditetapkan, meliputi kualitas makalah, kemampuan presentasi, dan hasil wawancara. Hasil dari seluruh tahapan seleksi akan menjadi dasar bagi panitia untuk menentukan kandidat terbaik yang akan direkomendasikan mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif ini, Pemkab Bojonegoro berupaya memastikan jabatan-jabatan strategis diisi oleh figur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki visi, inovasi, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
