Pemkab Bojonegoro Siapkan Beasiswa dan Bantuan Pendidikan, 2.937 Siswa Masuk Usulan

IMG 20261001 WA0761

BOJONEGORO | Beritakilat.id — Kabar baik bagi pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tengah menyiapkan sejumlah program beasiswa dan bantuan pendidikan untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan masyarakat, terutama dari keluarga kurang mampu.

Beragam skema bantuan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Murtadho, dalam kegiatan Bupati Medhayoh yang berlangsung di rumah Surali, Dusun Daplangu, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kamis (1/10/2026).

Murtadho menjelaskan, program beasiswa yang disiapkan Pemkab Bojonegoro mencakup mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang kuliah di Bojonegoro. Mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia juga dapat mengikuti program tersebut, sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Untuk perguruan tinggi swasta, program ini juga terbuka sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku,” terang Murtadho.

Selain mahasiswa perguruan tinggi, Pemkab Bojonegoro juga menyiapkan beasiswa bagi pelajar atau mahasiswa yang menempuh pendidikan di pondok pesantren. Untuk program tersebut, salah satu persyaratan yang diperlukan adalah rekomendasi atau keterangan dari pihak pondok pesantren.

Bantuan Tugas Akhir Rp2,5 Juta

Tidak hanya biaya pendidikan secara umum, Pemkab Bojonegoro juga memberikan perhatian kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir.

Program bantuan tugas akhir tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa PTN maupun PTS yang memenuhi persyaratan akademik. Besaran bantuan yang disiapkan mencapai Rp2,5 juta.

Sementara untuk jenjang pendidikan menengah, Pemkab Bojonegoro juga menyiapkan bantuan bagi siswa SLTA dan SMK melalui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bantuan tersebut direncanakan sebesar Rp1 juta untuk setiap siswa.

Data sementara yang telah dihimpun dari sekolah menunjukkan terdapat 2.937 siswa yang telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut.

Program bantuan itu diarahkan kepada siswa yang belum memperoleh bantuan pendidikan lainnya, seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun program bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pemkab Bojonegoro selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses penganggaran, penetapan penerima hingga penyaluran bantuan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui berbagai skema tersebut, Pemkab Bojonegoro berupaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kesempatan kepada pelajar dan mahasiswa Bojonegoro untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Dengan adanya program tersebut, perhatian Pemkab Bojonegoro terhadap akses pendidikan tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga pelajar SLTA dan SMK yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.