Dekranasda Bojonegoro Gandeng ISI Surakarta, Perkuat Identitas Batik Lokal

beritakilat151
Whatsapp image 2026 08 11 at

 

BOJONEGORO | beritakilat.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta untuk memperkuat eksistensi Batik Bojonegoro.

Kolaborasi ini fokus pada penyusunan kajian akademis batik. Mulai dari penguatan identitas visual, penyusunan filosofi setiap motif, hingga pelatihan dan pendampingan bagi para perajin.

Ketua Dekranasda Bojonegoro Cantika Wahono mengatakan kerja sama ini menjadi langkah awal membangun identitas batik yang kuat dan memiliki landasan ilmiah.
“Harapan kami para perajin bisa dapat pelatihan, pendampingan, hingga kurasi desain. Tujuannya agar daya saing Batik Bojonegoro semakin meningkat,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Saat ini Bojonegoro memiliki sekitar 40 perajin batik dengan ciri khas masing-masing. Melalui kajian bersama ISI Surakarta, para perajin diharapkan punya acuan motif pakem agar pengembangan motif baru tetap tidak lepas dari identitas Batik Bojonegoro.

Salah satu perajin, Lukdianto, menyambut baik kolaborasi ini.
“Kami berharap motif pakem Batik Bojonegoro bisa jadi acuan dan selalu dimunculkan di setiap karya baru para perajin,” katanya.

Rektor ISI Surakarta Dr. Bondet Wrahatnala menilai Bojonegoro memiliki kearifan lokal yang potensial untuk diangkat ke dalam motif batik.
“Dengan begitu, identitas Bojonegoro tidak hanya terlihat secara visual, tapi juga hidup dalam budaya masyarakat,” jelasnya.

Melalui sinergi pemerintah, kampus, dan perajin, Batik Bojonegoro diharapkan tidak hanya berkembang sebagai produk ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya dan jati diri daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Penulis: HeryEditor: Sella