Anniversary PJI ke-28 Beda! 620 Anak KB-PAUD Lomba Mewarnai di GOR Bojonegoro, Ini 10 Juaranya

IMG 20261005 WA0607

BOJONEGORO l Beritakilat.id – Biasanya GOR identik dengan keringat atlet. Sabtu (3/10/2026) pagi, GOR Utama Bojonegoro justru dipenuhi krayon, kertas gambar, dan tawa riang 620 anak.

Ratusan anak Kelompok Bermain (KB) dan PAUD se-Kecamatan Dander tumpah ruah. Di tangan mungil mereka, warna-warni lahir. Ada yang fokus sampai lidah menjulur, ada yang celingak-celinguk minta disemangati bunda, ada yang bangga mengacungkan gambarnya yang sudah jadi.

Itulah cara Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) DPC Bojonegoro merayakan Anniversary ke-28. Tidak dengan seremoni formal di hotel, tapi dengan merayakan keceriaan anak bangsa.

Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori hadir langsung dan tak bisa menyembunyikan kekagumannya melihat lautan peserta.

*Bukan Sekadar Lomba, Ini Panggung Kepercayaan Diri*

Dewan juri bekerja ekstra keras. Dari 620 karya, harus disaring menjadi 10 terbaik. Penilaian bukan hanya bagus tidaknya gambar, tapi kreativitas, komposisi warna, dan kesesuaian tema.

*Berikut 10 Juara Terbaik yang Berhasil Mencuri Perhatian Juri:*

*KATEGORI KELOMPOK BERMAIN (KB):*
*1. Salwa Hafiza Zahra (KB Al-Irsyadiyah)*
*2. Arsaka Fathan (KB DPW Sumbertlaseh)*
*3. Pimpoy Putiyon (KB Ananda Sumberarum)*
*4. Kevin Samarta (KB-1 Al-Muhajirin)*
*5. M. Athar Ardiansyah (KB GKD Dua Lima)*

*KATEGORI PAUD:*
*1. Arshaka Dewa Devandra (Pos PAUD Kamboja 1)*
*2. Muhammad Bahrus Sulthon (Pos PAUD PKK Mojoranu)*
*3. Jihan Ayra Pandai (Pos PAUD Kamboja 1)*
*4. Agnia Nanda Ad Dzkya (Pos PAUD Sendangrejo Kare)*
*5. Albirru Fachran (Pos PAUD Ta’am Qobis Salim)*

Pujian Setinggi Langit dari Himpaudi

Ketua Himpaudi Bojonegoro, Sri Wahyuni, S.Pd., menyebut apa yang dilakukan PJI adalah luar biasa.

“Saya melihat ini sebagai kegiatan positif yang wajib didukung. Ini bukan soal menang kalah, tapi memberi pengalaman terbaik untuk anak. Di sini anak belajar berekspresi, mengembangkan kemampuan, dan yang paling penting meningkatkan kepercayaan diri,” ungkapnya.

Ia menilai kolaborasi jurnalis dan pendidik PAUD adalah kolaborasi ideal karena sama-sama mencerdaskan bangsa.

“Saya sangat mengapresiasi PJI yang mau turun langsung peduli pada dunia anak usia dini. Ketika PJI mengadakan lomba, anak-anak jadi dikenalkan pada dunia literasi dan keberanian tampil di depan umum,” ujarnya.

Bahkan ia memberi masukan cerdas untuk Anniversary PJI selanjutnya agar lebih bermakna.

“Jangan hanya lomba dua jam lalu selesai. Akan lebih luar biasa jika ada sesi dongeng jurnalistik atau wartawan cilik. Anak diajak bercerita tentang gambarnya. Itu deep learning-nya dapat,” tuturnya.

Ketua Panitia Anniversary ke-28 PJI, Heri Susilo, S.H., menegaskan lomba ini adalah wujud nyata PJI ingin dekat dengan rakyat.

“PJI ingin merayakan usia ke-28 dengan memberi ruang kreatif untuk anak-anak. Karena dari coretan krayon hari ini, bisa lahir jurnalis-jurnalis hebat di masa depan,” pungkasnya.

Anniversary PJI tahun ini akhirnya tidak hanya dirayakan dengan potong tumpeng, tapi dengan 620 senyuman anak PAUD yang pulang membawa cerita dan piala kebanggaan.