OJONEGORO l Beritakilat.id – Pelayanan pemerintah benar-benar diantar sampai depan pintu warga. Program Bupati Medhayoh hadir di Dusun Daplangu RT 43, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Kamis (1/10/2026).
Tak digelar di balai desa atau kantor kecamatan, kegiatan kali ini dipusatkan di rumah warga bernama Surali. Namun antusiasme warga luar biasa. Dalam satu lokasi, warga bisa mengurus berbagai keperluan sekaligus.
Pemkab Bojonegoro memboyong 6 layanan sekaligus:
1. Samsat Keliling untuk bayar pajak kendaraan,
2. Pembayaran PBB untuk pajak bumi dan bangunan,
3. Layanan Kesehatan gratis,
4. Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Disperindag,
5. Layanan Perizinan Berusaha untuk UMKM, dan
6. Layanan BPJS Kesehatan untuk urusan kepesertaan.
Dari semua layanan, lapak Gerakan Pangan Murah menjadi yang paling diserbu emak-emak.
Iis, warga RT 06 Desa Napis, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Ia pulang membawa beras, minyak, bawang, dan gula dengan harga jauh di bawah pasar.
“Senang sekali ada pasar murah pas Bupati Medayoh di Napis ini. Minyak, beras, bawang, gula harganya miring, terjangkau sekali,” kata Iis.
Program Bupati Medhayoh memang dirancang sebagai layanan jemput bola. Bukan warga yang mendatangi pemerintah, tapi pemerintah yang srawung, yang datang, mendengar, dan melayani langsung di kampung-kampung.
Dengan konsep ini, Pemkab Bojonegoro berharap tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan dasar hanya karena jarak dan biaya.












