Pemkab Bojonegoro Terus Matangkan Rencana JLS, Studi Kelayakan Rampung

beritakilat151
8zwpnECLI4efCwuz

Bojonegoro | beritakilat.id – Rencana pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Bojonegoro terus berjalan. Saat ini prosesnya memasuki tahap persiapan pengadaan dan pembebasan lahan yang ditargetkan terealisasi pada 2027, sedangkan pengerjaan konstruksi direncanakan mulai 2028.

Rencana jalur (trase) JLS untuk flyover sisi barat ditetapkan di Desa Ngablak sebagai trase terbaik. Sementara flyover sisi timur tetap direncanakan di wilayah Desa Kabunan, Kecamatan Balen, termasuk sebagian wilayah Desa Sobontoro, Kecamatan Balen.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PU BM PR) Kabupaten Bojonegoro, Biyanto, menjelaskan rencana terbaru JLS akan melintasi empat kecamatan, yakni Balen, Sukosewu, Kapas, dan Dander, dengan perkiraan sekitar 16 desa terdampak.

“Untuk daftar lengkapnya masih dalam proses sosialisasi,” terangnya, Senin (28/9/2026).

Studi kelayakan (feasibility study) JLS telah rampung pada 2025. Pada 2026 ini, Pemkab Bojonegoro melanjutkan tahapan penyusunan Detailed Engineering Design (DED), dokumen pengadaan tanah, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Selain itu, mulai disusun Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) melalui sosialisasi di sejumlah desa yang masuk dalam rencana trase JLS.

Kehadiran Jalan Lingkar Selatan (JLS) Bojonegoro diharapkan mampu mengurai kemacetan di dalam kota dari kendaraan bertonase berat, sekaligus menstimulasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di sepanjang jalur tersebut.

Penulis: HeryEditor: Sella