Bupati Bojonegoro Keluarkan SE tentang Donor Darah, Jaga Stok untuk Keselamatan Pasien Kritis

beritakilat151
IO6uCcS0K5774bvD

Bojonegoro | beritakilat.id – Bupati Bojonegoro resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Kegiatan Donor Darah di Kabupaten Bojonegoro. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketersediaan stok darah demi membantu keselamatan pasien gawat darurat dan kritis.

Dalam Surat Edaran Nomor 800/4831/412.202/2026 tersebut, Bupati Setyo Wahono menekankan pentingnya ketersediaan darah bagi penanganan medis darurat, seperti korban kecelakaan, ibu melahirkan dengan pendarahan, penderita talasemia, hingga pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis. Upaya penambahan persediaan darah secara berkesinambungan ini diharapkan mampu menekan risiko angka kematian pasien di Bojonegoro.

Melalui SE tersebut, Bupati mengimbau beberapa poin penting, di antaranya partisipasi aktif ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Seluruh ASN yang memenuhi syarat diminta aktif dan konsisten menjadi pendonor darah sukarela.

Selain itu, SE tersebut juga mendorong peran Kepala OPD dan Camat untuk menggerakkan ASN di lingkup masing-masing serta memfasilitasi tempat pelaksanaan donor darah.

Di sektor pendidikan, Bupati meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro untuk mengajak para pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik tingkat SMA/SMK/MA/sederajat yang memenuhi kriteria menjadi pendonor sukarela.

Kegiatan donor darah dapat dilakukan langsung di Gedung Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Bojonegoro maupun melalui layanan mobile unit, yakni aksi donor PMI mendatangi instansi.

“Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kemanusiaan, kesukarelaan, dan kebersamaan. Kami mengharap dukungan dari seluruh pihak agar aksi donor darah di Bojonegoro dapat terlaksana secara optimal,” tegas Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam edaran tersebut.

Dengan terbitnya SE ini, Pemkab Bojonegoro berharap kesadaran donor darah sukarela di kalangan birokrasi, tenaga pendidik, maupun generasi muda semakin meningkat demi menyelamatkan sesama.

Penulis: HeryEditor: Sella