BOJONEGORO | Beritakilat.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat infrastruktur pedesaan kembali diwujudkan melalui rampungnya pembangunan saluran drainase di jalan poros Desa Buntalan, Kecamatan Temayang. Proyek senilai Rp383.253.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2026 tersebut diharapkan mampu memperlancar sistem drainase, memperkuat konstruksi jalan, sekaligus mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat.
Pembangunan drainase ini menjadi salah satu upaya strategis Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) dalam menghadirkan infrastruktur dasar yang berkualitas, khususnya di wilayah pedesaan yang menjadi penopang sektor pertanian.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 027/292/PMB.PSU/412.205/2026 yang ditandatangani pada 23 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Puntang Merapi Construction, sementara pengawasan dilakukan oleh CV Grama Engineering guna memastikan seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.
Keberadaan saluran drainase baru ini diharapkan mampu mengoptimalkan aliran air, mengurangi risiko genangan saat musim hujan, menjaga kekuatan bahu jalan dari ancaman longsor, serta memperpanjang usia infrastruktur jalan poros desa yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.
Kepala Desa Buntalan, Sujoko, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, drainase tersebut memberikan manfaat besar, terutama bagi para petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pembangunan drainase ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Selain membuat bahu jalan lebih kokoh dan tidak mudah longsor, saluran ini juga memperlancar aliran air menuju lahan pertanian,” ujar Sujoko, Selasa (4/8/2026).
Ia berharap keberadaan drainase tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Buntalan.
“Semoga distribusi air ke sawah semakin lancar sehingga hasil panen petani juga semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak,” tambahnya.
Di akhir papan informasi proyek juga ditegaskan bahwa pembangunan ini menggunakan dana yang berasal dari pajak masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan oleh masyarakat Desa Buntalan maupun para pengguna jalan.Bila dipublikasikan secara online, judul ini juga memiliki nilai SEO yang baik karena memuat kata kunci Drainase Desa Buntalan, Pemkab Bojonegoro, dan Rp383 Juta, sehingga lebih berpotensi muncul pada hasil pencarian.












