BOJONEGORO | beritakilat.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memantapkan persiapan menghadapi Evaluasi Mandiri Kinerja Pemerintahan Digital (PEMDI) Tahun 2026.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) pada Jumat (31/7/2026) di Co Creating Room, Gedung Pemkab Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti Tim Asesor Internal dari seluruh perangkat daerah.
Rakor bertujuan menyamakan persepsi terkait indikator penilaian, mengonsolidasikan data, serta memastikan seluruh bukti dukung telah disiapkan secara lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Arif Afandy, menegaskan bahwa keberhasilan evaluasi PEMDI tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem digital, tetapi juga sinergi antarperangkat daerah dalam menyiapkan data yang valid dan berkualitas.
“Evaluasi PEMDI menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana transformasi digital telah diterapkan di lingkungan Pemkab Bojonegoro. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus memiliki pemahaman yang sama serta menyiapkan data dukung yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Melalui konsolidasi ini, Pemkab Bojonegoro berharap proses Evaluasi PEMDI Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memperoleh hasil yang optimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna mewujudkan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.










