BOJONEGORO l Beritakilat.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Bersama Desa Pilangsari kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro terus mengembangkan berbagai unit usaha produktif untuk meningkatkan perekonomian desa sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. kamis (17/9/2026).

Salah satu usaha yang saat ini menjadi andalan adalah peternakan ayam broiler dengan kapasitas mencapai 14 ribu ekor. Dalam pengelolaannya, BUMDes Sejahtera Bersama bekerja sama dengan PT Subur.
Sekretaris Desa (Sekdes) Pilangsari Edi Pramono, menjelaskan bahwa pemeliharaan ayam broiler membutuhkan waktu sekitar 36 hingga 40 hari hingga memasuki masa panen. Dengan pola tersebut, dalam satu tahun ditargetkan dapat dilakukan hingga enam kali panen.
“Alhamdulillah, kita bisa memanen hasil usaha ini sekitar 36 sampai 40 hari. Kalau dihitung dalam satu tahun, insyaallah bisa enam kali panen,” ujar Edi Pramono.
Ia menjelaskan, di antara siklus pemeliharaan terdapat masa sterilisasi kandang. Masa tersebut diperlukan untuk menjaga kondisi kandang agar tetap bersih dan siap digunakan kembali.
Dalam pengembangan peternakan broiler, BUMDes juga secara bertahap melakukan penambahan fasilitas blower. Penambahan tersebut menyesuaikan kondisi dan kebutuhan sirkulasi udara di dalam kandang, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas dan hasil produksi.
Selain ayam broiler, BUMDes Sejahtera Bersama juga mengelola peternakan ayam petelur dengan kapasitas 432 ekor. Unit usaha tersebut berada di atas tanah kas desa (TKD).
Tak hanya sektor peternakan, BUMDes juga memiliki sarana penggilingan atau selepan padi sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa. Namun, fasilitas tersebut saat ini belum dapat dioperasikan secara maksimal karena anggaran yang tersedia baru mencukupi pembangunan gedung dan pengadaan mesin.
“Untuk penggilingan padi, saat ini baru ada bangunan dan mesinnya. Belum bisa beroperasi karena anggarannya belum cukup. Mudah-mudahan ke depan ada tambahan anggaran dari PAD dan sumber lainnya,” jelasnya.
Menurut Edi, keberadaan unit-unit usaha BUMDes tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Salah satunya melalui pembagian sembako kepada warga. Penyaluran dilakukan secara bergiliran antar-RT sehingga manfaat usaha BUMDes dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih merata.
“Kalau dari hasil usaha BUMDes, kita sudah membagikan beberapa sembako kepada masyarakat. Penyalurannya bergantian, misalnya bulan ini RT 8, kemudian bulan berikutnya RT 9,” ungkapnya.
Sementara untuk hasil panen ayam broiler, seluruh ayam langsung diambil oleh pihak PT Subur sesuai dengan pola kerja sama yang telah berjalan.
Pengembangan berbagai unit usaha tersebut menjadi bagian dari upaya BUMDes Sejahtera Bersama Desa Pilangsari dalam membangun usaha desa yang berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.












