Ragam  

Desa Purwosari Raih Juara 1 Lomba Cipta Menu Program Gayatri di Kecamatan Purwosari

IMG 20260811 WA0326

BOJONEGORO l Beritakilat.id  – Kreativitas dan inovasi olahan berbasis telur menjadi sorotan utama dalam Lomba Cipta Menu Program Gayatri yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Purwosari. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) di Pendopo Kecamatan Purwosari ini akhirnya menetapkan para pemenangnya setelah melalui proses penilaian ketat dari dewan juri.

IMG 20260811 WA0319

Acara yang mengusung tema “Sehat, Hemat, dan Layak” ini diikuti oleh perwakilan dari 12 desa di wilayah Kecamatan Purwosari. Tujuannya adalah untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi keluarga melalui pemanfaatan telur sebagai sumber protein yang terjangkau dan berkualitas.

Berdasarkan hasil verifikasi dewan juri yang terdiri dari Ibu Ruli, Dina Wely (Pokja 3), dan Bu Dian, Desa Purwosari berhasil keluar sebagai juara utama. Peserta dengan nomor undian 09 dari Desa Purwosari meraih skor tertinggi sebesar 271 poin, mengalahkan peserta lainnya berkat kreativitas, rasa, nilai gizi, dan kualitas presentasi menunya.

IMG 20260811 WA0321

Posisi kedua ditempati oleh Desa Pelem dengan peserta nomor undian 03 yang mengumpulkan total nilai 254. Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh Desa Sedah Kidul melalui peserta nomor 07 dengan total nilai 241.

Selain tiga juara utama, panitia juga memberikan penghargaan kepada tiga desa lain sebagai juara harapan. Juara Harapan 1 jatuh kepada Desa Punggur, Juara Harapan 2 diraih oleh Desa Ngrejeng, dan Juara Harapan 3 diperoleh oleh Desa Tlatah.

Sekretaris Dinas (Sekdin) Dinas Peternakan Kabupaten Bojonegoro, Elvi, yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme peserta. Ia berharap program ini dapat terus berkelanjutan sehingga dampak positifnya terhadap pengolahan dan penerapan gizi di masyarakat semakin maksimal.

Hal serupa disampaikan oleh Camat Purwosari, Ike Widyaningrum. Ia mengajak seluruh peserta, khususnya ibu-ibu PKK, untuk terus berinovasi menciptakan varian menu baru.

“Saya mengapresiasi kreativitas ibu-ibu PKK dari 12 desa. Teruslah berinovasi agar program Gayatri ini benar-benar berdampak pada kesehatan keluarga,” ujar Ike sapaan akrabnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadi motivasi nyata bagi keluarga-keluarga di Kecamatan Purwosari untuk meningkatkan konsumsi telur. Dengan demikian, upaya mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari masalah gizi buruk dapat tercapai secara bertahap.