KODIM 1605 BELU | beritakilat.id – Momen kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat nyata dalam kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). Anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu bersama masyarakat setempat bahu-membahu bergotong royong membangun penahan jalan untuk Jalan Usaha Tani sepanjang 1500 meter di Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Jumat (7/8/2026).
Pembangunan penahan jalan ini menjadi sasaran fisik yang sangat vital guna mencegah mengikisnya bahu jalan saat musim hujan tiba. Jalan Usaha Tani sepanjang 1500 meter ini merupakan akses utama para petani untuk mengangkut hasil panen serta mendistribusikan pupuk dan bibit.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P.,M.H.I menyampaikan bahwa pengerjaan fasilitas penahan jalan ini dilakukan secara bersinergi tanpa mengenal lelah. Hal ini karena akses jalan merupakan urat nadi perekonomian desa.
Disampaikan bahwa konstruksi penahan jalan sepanjang 1.500 meter ini adalah kunci utama kelangsungan jalan usaha tani. Tanpa struktur penahan yang kuat, jalan akan cepat rusak saat curah hujan tinggi. Dengan semangat gotong royong antara personel Satgas dan warga setempat, Dansatgas optimistis pengerjaan dapat selesai tepat waktu dengan kualitas maksimal.
“Pengerjaan penahan jalan ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung bertujuan untuk memastikan kelancaran roda transportasi pertanian warga. Jika jalannya kokoh dan aman, proses pengangkutan hasil bumi jadi lebih cepat dan biaya logistik petani bisa ditekan,” ujarnya.
Dengan terwujudnya penahan jalan dan peningkatan kualitas jalan usaha tani ini, distribusi hasil pertanian diproyeksikan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Hal ini diharapkan mampu menekan biaya logistik para petani sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa secara berkelanjutan.
Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang hadir setiap hari di lokasi proyek. Mulai dari mengangkut batu, mengaduk semen, hingga menyusun material, seluruh proses dilakukan dengan semangat kekeluargaan.
Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan tidak hanya infrastruktur desa yang semakin mantap dan menunjang ketahanan pangan lokal, tetapi juga semakin mempererat tali silaturahmi serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
_Pendim 1605/Belu_












