BELU | beritakilat.id – Wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Desa Naas. Satgas TMMD ke-129 Kodim 1605/Belu bersama masyarakat terus menggenjot pembangunan peningkatan Jalan Usaha Tani, Rabu (5/8/2026).
Jalan sepanjang 1500 meter ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun anggaran 2026. Sebelumnya, akses ke lahan pertanian warga sangat memprihatinkan. Jalan tanah sempit, berlubang, dan becek saat hujan membuat distribusi hasil pertanian terhambat dan biaya angkut membengkak.
Kini, dengan semangat gotong royong, personel Satgas bersama warga bahu membahu meratakan badan jalan. Alat berat dikerahkan untuk perataan, sementara tenaga manusia fokus pada pemadatan dan pengangkutan material.
Dansatgas TMMD 129 Kodim 1605/Belu Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P.,M.H.I menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar membangun infrastruktur.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah roh dari kegiatan ini. Melalui pengerjaan jalan usaha tani, kami ingin menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi petani dan warga sekitar,” tegasnya.
Di tengah panas terik dan sesekali diguyur hujan, semangat di lapangan tidak pernah padam. Tawa, keringat, dan kerja sama menjadi pemandangan sehari-hari antara Satgas dan masyarakat.
Bagi warga Desa Naas, hadirnya Jalan Usaha Tani ini adalah harapan baru. Akses yang lebih baik berarti hasil panen lebih cepat sampai ke pasar, biaya lebih hemat, dan ekonomi keluarga petani bisa lebih meningkat.
Satgas TMMD optimis pengerjaan akan selesai tepat waktu sesuai jadwal, dan menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir sebagai solusi di tengah rakyat.












