Akibat Menghindari Lubang, Warga Tulungagung Baureno Jadi Korban Laka Lantas

 

Seorang pengendara sepeda motor Honda PCX harus dilarikan ke rumah sakit setelah terjatuh dan terseret roda truk di wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/1/2026).

Korban diketahui bernama Agus Sofyan Hadi (44), warga Desa Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S 2026 AAW.

Sementara kendaraan yang terlibat adalah truk Mitsubishi L 8610 BI yang dikemudikan Fransiskus Tahoni (27), warga Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, S.H., menurut keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda PCX melaju dari arah timur ke barat di Jalan Raya Bojonegoro – Babat, tepatnya di wilayah Desa Sraturejo.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha menghindari jalan berlubang dengan mendahului truk dari sisi kiri.

Namun, saat menghindari lubang, sepeda motor oleng hingga terjatuh ke badan jalan.

“Nahas, karena jarak kendaraan yang terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga pengendara sepeda motor terseret roda depan kiri truk,” terang AKP Sholeh.

Akibat insiden tersebut, Agus Sofyan Hadi mengalami luka robek di bagian pinggang dan langsung dievakuasi ke RSUD Sumberrejo untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara pengemudi truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp500 ribu.

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat.

Kapolsek Baureno juga menyoroti kondisi jalan di jalur tersebut yang masih rawan.

Meski sudah dilakukan penambalan oleh pihak terkait, lubang kembali muncul akibat kikisan air hujan, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Menanggapi kejadian ini, AKP H. Sholeh menghimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di jalur rawan kecelakaan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk mengurangi kecepatan, lebih berhati-hati saat melintasi jalan berlubang, dan selalu menguasai kendaraan agar tidak oleng,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa berdoa dan memperbanyak sholawat agar diberi keselamatan selama perjalanan.

“Keluarga menunggu kita di rumah,” tambahnya.

Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bahwa kombinasi jalan rusak dan kurangnya kewaspadaan dapat berujung pada peristiwa fatal.

Pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati, terutama saat hujan dan kondisi jalan licin.

 

Penulis: SatriaEditor: Sella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *