BOJONEGORO l Beritakilat.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuh kidul Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, sukses dalam pembangunan jalan aspal melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Rabu (18/2/2026).
Proyek infrastruktur yang dikerjakan secara swakelola ini dinilai berjalan transparan dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.
Jalan Aspal tersebut memiliki volume panjang 533 meter, lebar 3 meter.
Yang perlokasi di RT.6,7,8 dan 9 dusun Dukuh kidul Desa setempat.
Hasil pemeriksaan dari inspektorat dan kecamatan menunjukkan bahwa pekerjaan berjalan baik dan memenuhi standar teknis.
Sulibianto kepala Desa Dukuh Kidul mengapresiasi kinerja Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) Desa yang sejak awal melibatkan masyarakat serta menjalankan pembangunan secara terbuka.
Menurutnya, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, Pemdes Dukuh kidul berkomitmen mengelola proyek BKKD dari Pemkab Bojonegoro secara swakelola dan transparan.
Selain menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, pembangunan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung dengan menyerap tenaga kerja lokal.
“Saya mengucapkan sangat berterima kasih kepada Pemkab Bojonegoro. Yang mana telah memberi program BKKD pada desa kami,” ujar Sulibianto
Ia menambahkan jalan tersebut adalah jalan satu – satu untuk akses keluar ke Sekolah, pasar atau ke desa lain bahkan ke kecamatan.
Sehingga keberadaannya jalan tersebut sangat berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Setiap hari warga keluar masuk lewat jalan ini. Dampaknya jelas, bukan hanya kenyamanan, tapi juga peningkatan perekonomian warga sekitar,” sambungnya.
Sulibiyanto juga berharap kepada pemkab Bojonegoro, semoga di tahun 2026 ini bisa diberi lagi program BKKD.
Manfaat pembangunan jalan rigid beton sangat dirasakan oleh para petani dan juga pelaku usaha.
Aim warga setempat mengaku sangat senang dan terbantu dengan kondisi jalan yang kini mulus dan tidak licin lagi.
“Saya sangat senang. Sekali karena sekarang bisa mengantar dan jemput anak saya kesekolah dengan mudah. dulu jalan yang sudah rusak dan sangat licin sekarang jauh lebih nyaman,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Abdul Hamid sebagai petani, karena setiap hari ke sawah bisa dengan mudah.
Dia menyebut kondisi jalan yang baik membuat hasil panen bisa muda diangkut
dibawa pulang maupun dijual langsung.
“Sekarang jalannya sudah mulus tidak licin dan becek saat hujan, jadi kalau panen bisa mudah diangkut oleh kendaraan, mau dibawa pulang ataupun dijual langsung, dan Pastinya harga hasil panen bisa stabil,” ujarnya.
Sebelumnya, jalan tersebut sangat licin dan sulit dilalui saat musim hujan karena kondisi jalan yang sudah rusak.
Kini, kehadiran jalan Aspal membuat akses menjadi lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Secara strategis, infrastruktur ini dinilai sangat mendukung sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan yang lain.
Pemdes Dukuh kidul meyakini, infrastruktur yang memadai merupakan kunci peningkatan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pembangunan jalan rigid beton ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana desa yang transparan dan partisipatif mampu menghasilkan manfaat nyata bagi warga.
