Pemkab Bojonegoro Genjot Pengembangan Tebu Dukung Kemandirian Gula Nasional

beritakilat151
1000422262

BOJONEGORO | beritakilat.id – Pemkab Bojonegoro mendorong percepatan pengembangan kawasan tebu untuk mendukung kemandirian gula nasional. Hal itu dibahas dalam Sosialisasi Pengembangan Kawasan Tebu di ruang Angling Dharma Gedung Pemkab, Jumat (5/9/2026).

Kegiatan ini untuk memperkuat sinergi antara Pemkab, HKTI, petani, dan OPD terkait dalam memetakan potensi lahan tebu di Bojonegoro.

Wakil Bupati Nurul Azizah mengatakan HKTI punya peran strategis sebagai mitra pemerintah di sektor pertanian. Karena itu koordinasi HKTI, Pemkab, dan DKPP perlu terus diperkuat.

“Koordinasi terkait target yang harus diselesaikan perlu dilakukan bersama,” ujarnya.

Bojonegoro mendapat target perluasan tanam tebu 2.597,5 hektare. Menurut Wabup, potensi lahan di Bojonegoro masih luas, termasuk lahan yang ada dalam skema kerja sama.

“Potensinya banyak. Ketersediaan lahan untuk tebu masih banyak,” jelasnya.

Pemkab akan terus melakukan pemetaan bersama pihak terkait untuk mengidentifikasi lahan potensial. Lahan yang masa kerjasamanya akan habis juga perlu disiapkan agar bisa jadi kawasan produktif.

Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani menambahkan, pengembangan tebu adalah bagian dari target nasional. Secara nasional butuh tambahan 1 juta hektare lahan tebu baru.

Untuk Bojonegoro, dari target pengembangan 500 hektare, sudah terealisasi 220,66 hektare. Berdasarkan pemetaan, masih ada potensi pengembangan 172,44 hektare dan tambahan 28,98 hektare di beberapa wilayah.

“Masih ada deviasi antara target dan realisasi. Karena itu optimalisasi lahan penting untuk mempercepat pengembangan,” imbuhnya.

Pemkab juga akan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan ke petani agar mendapat informasi dan dukungan budidaya tebu.

Pengembangan tebu tidak hanya untuk menambah luas tanam. Diharapkan komoditas ini bisa meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan perekonomian daerah, sekaligus mendukung kemandirian gula nasional.

Penulis: HeryEditor: Sella