BOJONEGORO | beritakilat.id – Pemkab Bojonegoro menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Malowopati, Rabu (2/9/2026). Acara diikuti ASN lingkup Pemkab dengan suasana khidmat dan lantunan sholawat.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan, peringatan Maulid bukan sekadar tradisi tahunan. Ini jadi pengingat untuk menjadi manusia yang bermanfaat dan pelayan masyarakat yang tulus.
“Kelahiran Rasulullah SAW adalah nikmat dan rahmat besar bagi kita. Nilai keteladanan beliau harus dihidupkan dalam diri, keluarga, hingga lingkungan kerja,” ujarnya.
Ia mengajak ASN melihat tugas bukan hanya pekerjaan administratif, tetapi sebagai bentuk pengabdian. Kecepatan pelayanan penting, namun ketulusan hati membuat pelayanan publik terasa hangat.
“Kita ingin membangun ASN Bojonegoro yang tidak hanya pintar bekerja, tetapi benar dalam bersikap. Tidak hanya cepat melayani, tetapi tulus. Tidak hanya kompeten, tetapi teguh menjaga amanah,” katanya.
Tausiyah disampaikan KH. Tajuddin. Ia mengingatkan hakikat hidup untuk saling membantu dan menjadi pribadi bermanfaat bagi sesama.
“Pernyataan cinta itu mudah. Tapi cinta kepada Rasulullah harus dibuktikan dengan mengikuti ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
KH. Tajuddin juga mengajak masyarakat memperbanyak ibadah, menjaga kebersamaan, dan membantu orang lain.
“Sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat kepada orang lain,” tuturnya.
Melalui semangat khairunnas ‘anfauhum linnas, masyarakat diajak hadir membawa manfaat, saling membantu, dan menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.












