Bali | beritakilat.id – Kepolisian Daerah Bali menggelar Wisuda Purna Bhakti Tahun Anggaran 2026 kepada 366 anggota Polri dan PNS Polda Bali Senin (31/8/2026), sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Bali yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Kegiatan yang dipimpin Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., tersebut turut dihadiri Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, serta Bhayangkari.
Berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para personel selama menjalankan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Bali menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas seluruh pengabdian yang telah diberikan kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolda juga berpesan agar masa purna bhakti dijalani dengan penuh rasa syukur serta tetap memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Terima kasih atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas. Selamat memasuki masa purna bhakti. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan bersama keluarga,” ujar Kapolda Bali.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan para purnawirawan kepada Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Bali sebagai bentuk keberlanjutan ikatan kekeluargaan dan silaturahmi setelah berakhirnya masa kedinasan.
Wisuda Purna Bhakti menjadi simbol bahwa masa tugas boleh berakhir, namun semangat pengabdian, keteladanan, dan ikatan kekeluargaan sebagai bagian dari keluarga besar Polri akan tetap terjaga.
Berita Terkait
Kantor Pertanahan Kota Denpasar menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Denpasar | Beritakilat.id – Dalam rangka penelitian berjudul “Analisis Urgensi Penerapan Referensi Tunggal untuk Penilaian Tanah di Indonesia” yang dilaksanakan oleh Tim Peneliti Politeknik Agraria STPN. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang salah satu lokasi kajiannya adalah Kota Denpasar. FGD dilaksanakan untuk menggali informasi, pengalaman, serta masukan dari para pemangku kepentingan terkait pemanfaatan informasi nilai tanah dalam mendukung kebutuhan pelayanan pertanahan maupun pengambilan keputusan di daerah. Dalam kegiatan tersebut, Tim Peneliti Politeknik Agraria STPN berdiskusi bersama para pemangku kepentingan dan perwakilan instansi Pemerintah Daerah terkait. Diskusi diarahkan untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan informasi nilai tanah, pemanfaatannya dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan, serta berbagai aspek yang perlu menjadi perhatian dalam penerapan referensi tunggal untuk penilaian tanah. Kehadiran berbagai instansi terkait diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif, mengingat informasi nilai tanah memiliki keterkaitan dengan berbagai kebutuhan pemerintah, baik dalam pelayanan kepada masyarakat, perencanaan, pengelolaan aset, perpajakan, maupun proses pengambilan kebijakan. Melalui pelaksanaan FGD ini, diharapkan berbagai informasi dan masukan yang diperoleh dari para pemangku kepentingan di Kota Denpasar dapat menjadi bahan penting bagi Tim Peneliti Politeknik Agraria STPN dalam menganalisis urgensi serta kebutuhan penerapan referensi tunggal untuk penilaian tanah di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pemanfaatan informasi nilai tanah yang semakin terintegrasi dan dapat mendukung kebutuhan pelayanan serta pengambilan keputusan secara lebih efektif. #Suksme #Sukasekalimemudahkan #atrbpn #atrbpnmajudanmodern #atrbpnkinilebihbaik #menujupelayanankelasdunia #melayaniprofesionalterpercaya. {Amin}