Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda Bojonegoro Ikuti Resepsi Kenegaraan Secara Daring

beritakilat151
1000400149

BOJONEGORO | beritakilat.id – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bojonegoro berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026).

Rangkaian diawali Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Alun-Alun Bojonegoro. Kemudian dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan dan penyerahan remisi bagi warga binaan di Lapas Bojonegoro.

Acara puncak tingkat daerah digelar di Pendopo Malowopati. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua TP PKK Cantika Wahono, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Dandim, Kapolres, jajaran Forkopimda, kepala OPD, para veteran, purna bakti, dan tamu undangan mengikuti resepsi kenegaraan dari Istana Negara secara daring.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Bojonegoro juga memberikan tali asih kepada para veteran dan janda perintis. Pemberian ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Momentum Syukur dan Penghormatan

Bupati Setyo Wahono menyampaikan, resepsi kenegaraan bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Ini adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT serta penghormatan yang tulus kepada para pahlawan bangsa yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.

Ia menegaskan semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan melalui karya nyata, dedikasi, dan pembangunan yang merata di berbagai bidang. Apresiasi juga disampaikan kepada para veteran, istri veteran, purna bakti, Paskibraka, pelatih, dan panitia yang telah menyukseskan seluruh rangkaian upacara.

Menurut Bupati, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum refleksi dan memperkuat persatuan. Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan gotong royong dan sinergi semua pihak.

“Dengan semangat gotong royong dan sinergi kuat antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, kita mampu mengatasi rintangan untuk mewujudkan Bojonegoro yang lebih membanggakan,” tuturnya.

Ia berharap semangat Proklamasi menjadi dorongan bagi semua pihak untuk bekerja lebih keras, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semangat Proklamasi kita jadikan bahan bakar moral untuk bekerja lebih keras, berinovasi lebih luas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: AminEditor: Sella