Desa  

BKKD 2025 Turun, Jalan Rusak di Kemamang Bojonegoro Dibangun Rigit Beton

BOJONEGORO l Beritakilat.id – Warga Desa Kemamang, Kecamatan Balen, akhirnya bisa bernapas lega. Pembangunan jalan rigit beton yang sudah lama dinantikan kini resmi berjalan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari anggaran P-APBD Kabupaten Bojonegoro tahun 2025. Proyek ini menyasar dua titik vital yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.

Kepala Desa Kemamang, Khusnul Kotimah, menjelaskan bahwa pembangunan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Dukuh Jetis dan Dukuh Karanglo. Total panjang pembangunan mencapai 765,5 meter di Jetis, serta 198 meter di Karanglo, dengan lebar jalan bervariasi antara 4 hingga 5 meter, menyesuaikan kontur serta kondisi eksisting.

 

“Kenapa kami fokus di Jetis dulu, karena kondisi jalannya memang sudah parah. Dulu paving, tapi sudah ambles dan rusak berat. Kalau dibiarkan, aktivitas masyarakat terus terganggu, baik aktivitas ekonomi, pertanian, maupun mobilitas harian,” jelas Kades Khusnul, (4/12/2025).

 

Khusnul menegaskan, kerusakan jalan selama ini berdampak langsung pada berbagai sektor. Para petani kesulitan mengangkut hasil panen sehingga memicu biaya transportasi tinggi dan menurunkan harga jual. Begitu pula dengan mobilitas warga yang harus ekstra hati-hati melintasi jalan rusak.

 

Dengan adanya pembangunan rigit beton, ia optimistis roda ekonomi warga akan semakin lancar.

 

“Ini bukan hanya untuk warga Kemamang, tapi juga menjadi jalur alternatif bagi masyarakat Desa Ngadiluhur, Tabunan, hingga warga kecamatan tetangga. Jalan ini akan membuka banyak akses baru,” tambahnya.

 

Saat ini, pekerjaan proyek sudah masuk tahap pemadatan dan persiapan pengecoran rigit beton. Proses ini sekaligus memastikan struktur jalan benar-benar kuat untuk beban kendaraan berat maupun kendaraan pertanian.

 

Kades Khusnul menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, khususnya Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah atas program BKKD yang terbukti memberikan dampak besar bagi desa.

 

“Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro. Program BKKD 2025 ini benar-benar sangat bermanfaat. Masyarakat akan menikmati jalan yang lebih baik, nyaman, dan aman untuk menunjang aktivitas,” ujarnya.

 

Selain itu, Khusnul juga berpesan kepada masyarakat agar ikut serta mengawasi jalannya pembangunan serta menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

 

“Ini jalan kita bersama. Mari dijaga agar penggunaannya bisa bertahan lama. Dengan saling mengawasi dan merawat, manfaatnya akan dirasakan generasi berikutnya,” pungkasnya.

 

Mbah Sadi, salah satu warga setempat, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya dengan perbaikan jalan berupa jalan rigit beton tersebut.

 

“Sangat senang dengan adanya pembangunan jalan ini, karena jalan yang dulu sudah rusak sekarang di cor dan halus mulus,” ucapnya.

Penulis: Heri SusiloEditor: Sella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *