Refleksi Keselamatan Kerja, Jurnalis Bojonegoro Gelar Doa Bersama

beritakilat151
BkCbqxVTuB8bielZ

BOJONEGORO | beritakilat.id – Para jurnalis di Kabupaten Bojonegoro menggelar doa bersama untuk 5 rekan jurnalis yang dikabarkan hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Doa bersama digelar di Masjid DPRD Bojonegoro, Kamis (10/9/2026) malam.

Kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, dan Donal jurnalis lepas. Selain itu juga ada 3 kru kapal yang hilang, yakni kapten kapal Warta, ABK Surakman, dan pemandu Heriyanto.

Dalam doa tersebut, para jurnalis Bojonegoro memohon agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka juga mendoakan keluarga korban diberi ketabahan.

Kegiatan ini sekaligus jadi momentum refleksi. Jurnalis iNews Bojonegoro Dedi Mahdi mengatakan, keselamatan harus jadi prioritas saat liputan bencana.

“Memang banyak hal harus kita perhitungkan saat liputan di lapangan. Terutama liputan bencana. Tidak ada berita seharga nyawa,” ujarnya.

Ketua AJI Bojonegoro M. Suaeb menilai peristiwa ini jadi pengingat penting soal perlindungan jurnalis. Menurutnya perusahaan media wajib memberikan jaminan asuransi bagi wartawan yang bertugas di lapangan.

“Kerja jurnalistik di lapangan sangat riskan. Jurnalis harus dilindungi asuransi,” katanya.

Sementara Ketua PWI Bojonegoro Sasmito Anggoro berharap doa bersama ini memperkuat solidaritas dan sinergi antarjurnalis di Bojonegoro.

“Semoga makin aktif berkolaborasi dan makin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya.

Doa bersama ini diinisiasi oleh PWI Bojonegoro, AJI Bojonegoro, dan IJTI Korda Pantura Raya.

Penulis: HeryEditor: Sella