BOJONEGORO | beritakilat.id – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro menggelar Wisuda Sarjana ke-26 di Estern Hotel, Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 97 wisudawan mengikuti prosesi wisuda dengan tema melahirkan lulusan inovatif, berdaya saing, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Staf Ahli Bupati Bojonegoro Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sukaemi hadir mewakili Pemkab. Ia mengajak civitas akademika dan lulusan untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi.
“Terus tingkatkan sinergi dalam layanan kepada masyarakat. Bersinergi dan berkolaborasi untuk mewujudkan SDM unggul di Kabupaten Bojonegoro,” pesannya.
Ketua STIT Muhammadiyah Bojonegoro M. Arif Susanto mendorong lulusan agar tidak berhenti bergerak setelah lulus. Menurutnya, lulusan harus mampu menghadirkan inovasi dan memberi kontribusi nyata di masyarakat.
“Lulusan harus punya inovasi, tetap bergerak dan memberi dampak. Harapannya pendidikan bisa semakin maju dan berkembang,” ujarnya.
Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan juga memberi motivasi. Ia mengajak wisudawan menjaga semangat meraih prestasi dan menjadikan ilmu sebagai jalan mendapat ridha Allah SWT.
“Tetap semangat meraih prestasi untuk mencapai ridha Allah,” katanya.
Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili Prof. Dr. H. Biyanto berpesan agar lulusan terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan.
“Terus tingkatkan kapasitas dan keterampilan untuk menyongsong kehidupan. Kami berharap mahasiswa dapat mengabdi dan memberi sumbangsih di masyarakat,” tuturnya.
Perwakilan wisudawan Sintya menyampaikan terima kasih kepada dosen dan kampus. Ilmu, pengalaman, dan pendampingan selama kuliah jadi bekal penting untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, STIT Muhammadiyah Bojonegoro diharapkan terus mencetak SDM unggul, berkarakter, dan memberi dampak positif bagi pembangunan Bojonegoro.












